Minggu, 15 Desember 2013

Hubungan Efek Rumah Kaca Pemanasan Global dan Perubahan Iklim




Secara umum iklim sebagai hasil interaksi proses-proses fisik dan kimiafisik parameternya, seperti suhu, kelembaban, angin, dan pola curah hujan yang terjadi pada suatu tempat di muka bumi. Untuk mengetahui kondisi iklim suatu tempat, menurut ukuran internasional diperlukan nilai rata-rata parameternya selama kurang lebih 30 tahun. Iklim muncul akibat dari pemerataan energi bumi yang tidak tetap dengan adanya perputaran/revolusi bumi mengelilingi matahari selama kurang lebih 365 hari serta rotasi bumi selama 24 jam. Hal tersebut menyebabkan radiasi matahari yang diterima berubah tergantung lokasi dan posisi geografi suatu daerah. Daerah yang berada di posisi sekitar 23,5 Lintang Utara – 23,5 Lintang Selatan, merupakan daerah tropis yang konsentrasi energi suryanya surplus dari radiasi matahari yang diterima setiap tahunnya.
Sebagaimana dilaporkan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) atau Panel yang berisi para ahli dunia, menyatakan iklim bumi telah berubah yang disampaikan secara resmi pada KTT bumi di tahun 1992 di Rio de Janeiro Brasil, hingga diadopsinya Konvensi Perubahan Iklim Bangsa-bangsa (United Nations Framework Convention on Climate Change-UNFCCC), dan Indonesia telah meratifikasi konvensi tersebut melalui Undang-undan Nomer 6 Tahun 1994.
Pertanyaannya adalah kenapa terjadi perubahan iklim global? Karena dampak pemanasan global. Bagaimana terjadinya pemanasan global sebab adanya efek rumah kaca yang berlebihan (lebih dari kondisi normal) di atmosfer bumi, sebagai akibat terganggunya komposisi gas-gas rumah kaca (GRK) utama seperti CO2 (Karbon dioksida),CH4(Metan) dan N2O (Nitrous Oksida), HFCs (Hydrofluorocarbons), PFCs (Perfluorocarbons) and SF6 (Sulphur hexafluoride) di atmosfer.

Darimanakah gas-gas tersebut dapat dihasilkan? GRK dapat dihasilkan baik secara alamiah maupun dari hasil kegiatan manusia. Namun sebagian besar yang menyebabkan terjadi perubahan komposisi GRK di atmosfer adalah gas-gas buang yang teremisikan keangkasa sebagai “hasil sampingan” dari aktifitas manusia untuk membangun dalam memenuhi kebutuhan hidupnya selama ini. Dimulai sejak manusia menemukan teknologi industri pada abad 18, banyak menggunakan bahan bakar primer seperti minyak bumi, gas maupun batubara untuk menghasilkan energi yang diperlukan. Energi dapat diperoleh, kalau minyak itu dibakar lebih dahulu, dari proses pembakaran tersebut keluarlah gas-gas rumah kaca.
Aktifitas-aktifitas yang menghasilkan GRK diantarnya dari kegiatan perindustrian, penyediaan energi listrik, transportasi dan hal lain yang bersifat membakar suatu bahan. Sedangkan dari peristiwa secara alam juga menghasilkan/ mengeluarkan GRK seperti dari letusan gunung berapi, rawa-rawa, kebakaran hutan, peternakan hingga kita bernafaspun mengeluarkan GRK. Selain itu aktifitas manusia dalam alih guna lahan juga mengemisikan GRK.
Bagaimana GRK berperan dalam efek rumah kaca dan merubah iklim bumi? Mekanismenya kurang lebih dapat dijelaskan sebagai berikut: "atmosfer," adalah lapisan dari berbagai macam gas yang menyelimuti bumi, dan merupakan mesin dari sistem iklim secara fisik. Ketika pancaran/radiasi dari matahari yang berupa sinar tampak atau gelombang pendek memasuki atmosfer, beberapa bagian dari sinar tersebut direfleksikan atau dipantulkan kembali oleh awan-awan dan debu-debu yang terdapat di angkasa, sebagian lainnya diteruskan ke arah permukaan daratan. Dari radiasi yang langsung menuju ke permukaan daratan sebagian diserap oleh bumi, tetapi bagian lainnya “dipantulkan” kembali ke angkasa oleh es, salju, air, dan permukaan permukaan reflektif bumi lainnya. Proses pancaran sinar matahari dari angkasa menembus atmosfer sampai menuju permukaan bumi hingga dapat kita rasakan suhu bumi menjadi hangat disebut efek rumah kaca (ERK) Tanpa ada efek rumah kaca di sistem ikim bumi, maka bumi menjadi tidak layak dihuni karena suhu bumi terlalu rendah (minus).
Istilah efek rumah kaca, diambil dari cara tanam yang digunakan para petani di daerah iklim sedang (negara yang memiliki empat musim). Para petani biasa menanam sayuran atau bunga di dalam rumah kaca untuk menjaga suhu ruangan tetap hangat. Kenapa menggunakan kaca/bahan yang bening? Karena sifat materinya yang dapat tertembus sinar matahari. Dari sinar yang masuk tersebut, akan dipantulkan kembali oleh benda/permukaan dalam rumah kaca, ketika dipantulkan sinar itu berubah menjadi energi panas yang berupa sinar inframerah, selanjutnya energi panas tersebut terperangkap dalam rumah kaca. Demikian pula halnya salah satu fungsi atmosfer bumi kita seperti rumak kaca tersebut.
Dari penjelasan di atas dapat kita mengerti bagaimana mekanisme terjadinya efek rumah kaca di bumi. Lalu bagaimana keterkaitan antara efek rumah kaca, pemanasan global dan perubahan iklim? Secara sederhana dijelaskan sebagai berikut sinar matahari yang tidak terserap permukaan bumi akan dipantulkan kembali dari permukaan bumi ke angkasa. Sebagaimana telah dijelaskan di atas, sinar tampak adalah gelombang pendek, setelah dipantulkan kembali berubah menjadi gelombang panjang yang berupa energi panas (sinar inframerah), yang kita rasakan. Namun sebagian dari energi panas tersebut tidak dapat menembus kembali atau lolos keluar ke angkasa, karena lapisan gas-gas atmosfer sudah terganggu komposisinya (komposisinya berlebihan). Akibatnya energi panas yang seharusnya lepas keangkasa (stratosfer) menjadi terpancar kembali ke permukaan bumi (troposfer) atau adanya energi panas tambahan kembali lagi ke bumi dalam kurun waktu yang cukup lama, sehingga lebih dari dari kondisi normal, inilah efek rumah kaca berlebihan karena komposisi lapisan gas rumah kaca di atmosfer terganggu, akibatnya memicu naiknya suhu rata-rata dipermukaan bumi maka terjadilah pemanasan global. Karena suhu adalah salah satu parameter dari iklim dengan begitu berpengaruh pada iklim bumi, terjadilah perubahan iklim secara global

Senin, 18 November 2013

melhat jalan.a sept itu seakan gak adil. tpi apalh art.a smua dah trlanjr. tgl melht kdpan.a bsakh dia mnjd s0s0k suri tauldan. walau hti tak ikhlas tp q relakan smua.a. . . tp jgn hrap bsa brztu lgi jka drmu hdr d antara kami smua. . @fucx y0u. . . bg yg ngrasa ja

Kamis, 31 Oktober 2013

menghubungkan komputer dengan client server



Menghubungkan komputer dengan konsep client server

  Disusun oleh : Listia Dewi Anggraini
Kelas : II
SMK Al – Islam Joresan
Periode  2013-2014


Kata pengantar

          Alhamdulillahirabbil’alamin, banyak nikmat yang Allah berikan, tetapi sedikit sekali yang kita ingat. Segala puji hanya kita panjatkan kepada Allah s.w.t atas segala berkat, rahmat, taufik, serta hidayah-Nya yang tiada terkira besarnya, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul ”Menghubungkan komputer dengan konsep client server”.
                   Kami mengucapkan banyak  terima kasih  kepada semua pihak yang telah membantu kesempurnaan makalah ini baik ustadz maupun ustadzah yang telah memberikan banyak ilmu pengetahuan dan teknologi  baru kepada kami sehingga saya dapat  menyelesaikan makalalah ini.
          Pembuatan makalah ini semoga bermanfaat dan menjadi cakrawala pengetahuan yang luas bagi pembaca. Dan semoga dapat membawa kemajuan untuk ke depannya. 

                      
                                                                   
Ponorogo, 25 oktober 2013
                                                                                                   Penyusun




                                                                                                   Listia dewi anggraini

Daftar isi
Halaman judul...................................................................................................................................1
Kata pengantar..................................................................................................................................2
Daftar isi............................................................................................................................................3
Bab I pendahuluan
·         Latar belakang......................................................................................................................4
·         Rumusan masalah................................................................................................................4
·         Tujuan..................................................................................................................................4

Bab II isi
·         Pengertian Jaringan peer to peer........................................................................................5
·          Pengertian  client server...................................................................................................13
·         Cara mengkoneksikan client ke server..............................................................................15
·         Cara mensetting client ke server.......................................................................................16
·         Prosedur yang dilakukan untuk mengisikan Ip address.....................................................17
·         Cara Setting IP Address pada Windows .................................................................................19
·         Setting jaringan di windows 7.......................................................................................21
Bab III penutup
·         Kesimpulan dan saran.................................................................................................28
·         Daftar pustaka............................................................................................................29










Bab II pendahuluan
·         Latar belakang
            Dewasa ini banyak kemajuan bidang ilmu pengetahuan dan teknologi  yang begitu canggih dan handal. Tak lain adalah jaringan komputer  yang semakin luas dan semakin maju dari pada sebelumnya. Disini saya akan menjelaskan tentang jaringan peer to perr dan bagaimana cara membuatnya karena jaringan ini yang antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya ,
Biaya operasional relatif lebih murah dibanding dengan tipe jaringan client-server,salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan. Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server, Sehingga bila salah satu komputer mati atau rusak,jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.

·         Rumusan masalah
·         Apakah jaringan peer  to peer  itu?
·         Bagaina membuat kabel  jaringan crossover?
·         Bagaina membuat kabel  jaringan straight?
·         Bagaimana pemasangan kabel UTP pada konektor RJ45 ?
·         Apa keunggulan dan Kelemahan Jaringan Peer to Peer?
·         Apakah client server itu?
·         Apa keunggulan dan Kelemahan client server itu?
·         Bagaimana Cara Mengkoneksikan Client ke Server ?
·         Bagaimana cara setting Client ke Server ?
·         Bagaimana Cara Setting IP Address Windows ?

o   Tujuan

·         Mengetahui jaringan peer to peer  serta kelemahan dan keunggulannya
·         Dapat membuat kabel jaringan crossover dan straight
·         Bisa memasang kabel utp pada RJ45
·         Mengetahui pengertian client server  serta kelemahan dan keunggulannya
·         Dapat mengkoneksikan dan mensetting  client ke server
·         Dapat  melakukan setting i[p address pada windows

Bab II isi
Pengertian Jaringan peer to peer
Jaringan komputer Peer to Peer (PC to PC) adalah jaringan komputer yang hanya menghubungkan dua komputer dimana kedua komputer bisa menjadi server maupun client, jadi tidak ada perbedaan antara client dan server. Dalam pemasangan Jaringan Peer to Peer anda tidak perlu memakai hub karena dalam tipe jaringan dua komputer (PC to PC) ini dapat langsung dihubungkan dengan 1 kabel UTP.

            Pada jaringan tipe ini, setiap komputer yang terhubung dalam jaringan dapat saling berkomunikasi dengan komputer lainnya secara langsung tanpa perantara. Bukan hanya komunikasi langsung tetapi juga sumber daya komputer dapat digunakan oleh komputer lainnya tanpa ada pengendali dan pembagian hak akses.

            Setiap komputer dalam jaringan Peer to Peer mampu berdiri sendiri sekalipun komputer yang tidak bekerja atau beroperasi. Komputer yang digunakan pun bisa beragam dan tidak harus setara, karena fungsi komputer dan keamanannya diatur dan dikelola sendiri oleh masing-masing komputer. Peer to Peer ini umumnya dipakai dalam membangun jaringan berbasis workgroup yang menerapkan fungsi sharing atau bagi pakai penggunaan hardware dan software, karena pada tipe ini biasanya tidak memerlukan pengaturan keamanan dan kendali antara masing-masing komputer.

Gambar di bawah menunjukkan skema jaringan Peer to Peer.
http://aldinobahtiar.files.wordpress.com/2010/03/p2p3.gif?w=500

Beberapa hal dari jaringan Peer to Peer ini adalah :
• tidak perlu spesifikasi yang setara untuk setiap komputer (bisa beragam)
• biasanya tidak ada komputer pusat yang dijadikan sentral jaringan
• biasanya juga tidak ada kontrol atau kendali terhadap pengaturan keamanan jaringan
• tidak memerlukan Operating System khusus seperti untuk server
• jika ada 1 atau lebih komputer yang rusak atau tidak bekerja, komputer lain tetap dapat berfungsi normal
            Sebagai catatan untuk membuat jaringan komputer peer to peer kabel UTP yang dibuat harus dengan Crossover / Crossline karena jika menggunakan Straight Through kabel LAN dianggap tidak terkoneksi (a network cable is unplugged) kecuali jika Ethernet atau LAN Card yang anda gunakan sudah support dengan straight through.
Untuk membuat kabel jaringan Crossover / Crossline sebagai berikut :


Siapkan alat-alat yang dibutuhkan :
http://aldinobahtiar.files.wordpress.com/2010/03/utp2.png?w=500a. Kabel UTP

b. Konektor RJ-45
http://aldinobahtiar.files.wordpress.com/2010/03/011.jpg?w=500
c. Crimping Tool
http://aldinobahtiar.files.wordpress.com/2010/03/021.jpg?w=500
d. LAN Tester
http://aldinobahtiar.files.wordpress.com/2010/03/031.jpg?w=500

Perlu anda ketahui bahwa kabel UTP memiliki 4 pasang kabel kecil di dalamnya yang memiliki warna berbeda. 4 pasang kabel itu adalah :
·         Pasangan 1 : Putih/Biru dan Biru,
·         Pasangan 2 : Putih/Oranye dan Orange,
·         Pasangan 3 : Putih/Hijau dan Hijau,
·         Pasangan 4 : Putih/Coklat dan Coklat

Proses pembuatan :
http://aldinobahtiar.files.wordpress.com/2010/03/041.jpg?w=247&h=300
Urutan pemasangan : Salah satu sisi kabel dibuat sesuai dengan standar “Straight Through”, sedangkan sisi kabel lainnya, dilakukan “Cross-Over”, yaitu :
·         Pin 1 : Putih/Hijau
·         Pin 2 : Hijau
·         Pin 3 : Putih/Oranye
·         Pin 4 : Biru
·         Pin 5 : Putih/Biru
·         Pin 6 : Oranye
·         Pin 7 : Putih/Coklat
·         Pin 8 : Coklat

Harap diingat bahwa yang dibuat crossover hanya salah satu sisi kabel saja.



Selain itu juga ada model straight
Tipe Stright Pemasangan Kabel

bila menggunakan standard pemasangan kabel UTP TIA568A maka susunan kabelnya adalah sebagai berikut:


Ujung Pertama
Ujung Kedua
Putih Hijau
Putih Hijau
Hujau
Hijau
Putih Orange
Putih Orange
Biru
Biru
Putih Biru
Putih Biru
Orange
Orange
Putih Coklat
Putih Coklat
Coklat
Coklat

Bila menggunakan standard pemasangan kabel UTP TIA568B maka susunan kabelnya adalah sebagai berikut

Ujung Pertama
Ujung Kedua
Putih Orange
Putih Orange
Orange
Orange
Putih Hijau
Putih Hijau
Biru
Biru
Putih Biru
Putih Biru
Hijau
Hijau
Putih Coklat
Putih Coklat
Coklat
Coklat


Langkah-langkah pemasangan kabel UTP pada konektor RJ45 :

1. Kupas jaket dari kabel UTP dengan menggunakan crimping tool atau alat pengupas kabel khusus.
http://aldinobahtiar.files.wordpress.com/2010/03/051.jpg?w=300&h=123
2. Pisahkan empat lilitan kabel UTP menjadi delapan bagian, setelah itu luruskan tiap-tiap kabel agar dapat mudah dipotong.
http://aldinobahtiar.files.wordpress.com/2010/03/061.jpg?w=300&h=238

3. Susunlah urutan warna sesuai dengan konfigurasi crossover dan sesuaikan ujung kabel yang akan dipotong dengan konektor yang akan dipasang.

http://aldinobahtiar.files.wordpress.com/2010/03/071.jpg?w=500
4. Gunakan tang pemotong atau crimping tools, potonglah ujung kabel secara rata agar kabel mudah dimasukan ke lubang konektor.
http://aldinobahtiar.files.wordpress.com/2010/03/08.jpg?w=500
5. Masukkan ujung kabel yang telah dipotong ke lubang konektor RJ-45 secara bersamaan, kemudian jepit konektor dengan menggunakan crimping tool agar konektor terkunci.
http://aldinobahtiar.files.wordpress.com/2010/03/09.jpg?w=300&h=182
6. Lakukan tes dengan LAN Tester, jika semua lampu indikator menyala berarti semua bagian kabel sudah terpasang dengan benar.
Setelah pembuatan kabel crossover selesai silahkan hubungkan ke kedua komputer, lalu setting masing-masing IP komputer dengan cara :
Buka network connection (dari windows explorer klik kanan My Network Places -> Properties).
Klik kanan Local Area Connection, lalu pilih Properties -> Double klik Internet Protocol (TCP/IP).
IP Address komputer 1 : 192.168.0.11 – Subnet Mask 255.255.255.0
IP Address komputer 2 : 192.168.0.22 – Subnet Mask 255.255.255.0
http://aldinobahtiar.files.wordpress.com/2010/03/10.jpg?w=300&h=297
Anda dapat melakukan ping terhadap komputer 2 melalui komputer 1 di DOS lewat Start -> Run -> ketik cmd -> lalu ketik ping 192.168.0.22


Jika komputer 2 ingin melakukan ping komputer 1 caranya sama tinggal ganti dengan IP address komputer 1.



            Ping ini fungsinya untuk mengetahui berhasil tidaknya transfer data dari jaringan peer to peer yang telah kita buat tadi.
Selain ping komputer 1 bisa membuka komputer 2 secara langsung di address bar windows explorer dengan mengetikan \\192.168.0.22 begitupun sebaliknya.
Nah proses Membuat Jaringan Peer to Peer (PC to PC) selesai sampai di sini.
Keunggulan dan Kelemahan Jaringan Peer to Peer:
KEUNGGULAN:

* Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti : harddisk,drive,fax/modem,printer.
* Biaya operasional relatif lebih murah dibanding dengan tipe jaringan client-server,salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
* Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server, Sehingga bila salah satu komputer mati atau rusak,jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.
KELEMAHAN:

* Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit,karena pada jaringan tipe ini setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada.Di jaringan client-server komunikasi adalah antara server dengan workstation.
* Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client-server,karena setiap komputer /peer disamping harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
* Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki.
* Karena data jaringan tersebar dimasing-masing komputer dalam jaringan,maka backup harus dilakukan oleh masing-masing komputer tersebut.







Pengertian Client Server
            Client merupakan sembarang sistem atau proses yang melakukan suatu permintaan data atau layanan ke server sedangkan server ialah, sistem atau proses yang menyediakan data atau layanan yang diminta oleh client.



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3duoEFr1Sqig-hCofgmYj0-9k7E72L8OwGYt4pPGX4hdKfIyh9KCblHcwPFEgTA6rRdet9r93C0_6_RNTReBRUVBcmOacwzY9sizUiYnEhj1hFZTkyV6Jhhl_K0WeLSNL_Xix_Qx9Bw4l/s320/client_server.gif

            Client-Server adalah pembagian kerja antara server dan client yg mengakses server dalam suatu jaringan. Jadi arsitektur client-server adalah desain sebuah aplikasi terdiri dari client dan server yang saling berkomunikasi ketika mengakses server dalam suatu jaringan.
            Sistem client server didefinisikan sebagai sistem terdistribusi, tetapi ada beberapa perbedaan karakteristik yaitu :
1. Servis (layanan)
·  Hubungan antara proses yang berjalan pada mesin yang berbeda
·  Pemisahan fungsi berdasarkan ide layanannya
·  Server sebagai provider, client sebagai konsumen

2. Sharing resources (sumber daya): Server bisa melayani beberapa client pada waktu yang sama, dan meregulasi akses bersama untuk share sumber daya dalam menjamin konsistensinya.
3. Asymmetrical protocol (protokol yang tidak simetris ): Many-to-one relationship antara client dan server.Client selalu menginisiasikan dialog melalui layanan permintaan, dan server menunggu secara pasif request dari client.
4. Transparansi lokasi: Proses yang dilakukan server boleh terletak pada mesin yang sama atau pada mesin yang berbeda melalui jaringan.Lokasi server harus mudah diakses dari client.
5. Mix-and-Match : Perbedaan server client platforms
6. Pesan berbasiskan komunikasi; Interaksi server dan client melalui pengiriman pesan yang menyertakan permintaan dan jawaban.
7. Pemisahan interface dan implementasi: Server bisa diupgrade tanpa mempengaruhi client selama interface pesan yang diterbitkan tidak berubah.
  • Client Server System
  • Client / Server Application

fungsi client-server
Client
• Mengatur user interface
• Menerima dan memeriksa sintaks input dari pemakai
• Memproses aplikasi
• Generate permintaan basis data dan
memindahkannya ke server
• Memberikan response balik kepada pemakai
• Menyediakan akses basis data secara bersamaan
• Menyediakan kontrol recovery

Server
• Menerima dan memproses basis data yang diminta dari client
• Memeriksa autorisasi
• Menjamin tidak terjadi pelanggaran terhadap integrity constraint
• Melakukan query/pemrosesan update dan memindahkan response ke client
• Memelihara data dictionary




Keunggulan client server
• Kecepatan akses lebih tinggi
• Sistem keamanan & administrasi lebih baik
• Sistem backup data lebih baik

Kelemahan Client/Server
·   Biaya lebih mahal
   Dibutuhkan komputer dengan spesifikasi khusus untuk menjadi server
·  Ketergantungan terhadap server, jika server terganggu maka keseluruhan jaringan terganggu
Cara Mengkoneksikan Client ke Server
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpKIaDlpHsbuxzO7G4H3hjs0QJWiyt-uDM47j4c6G5Nym76JORA1uhw0L6a0oDN7cAaIo9KQ85d5xh4hCO6SYIRBAZr3XiQmB35Bi8MoWva66op7fLWSygfwYAZoJ5OIRul2eI82tmZ7Ou/s200/client-server.jpg

Cara ini banyak dilakukan oleh keseluruhan pengguna server dengan adanya cara ini maka koneksi antar client dan server dapat terhubung ke internet, ada dua cara yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan ip address otomatis (server menggunakan aplikasi dhcp server) atau ip address manual.


Berikut cara settingnya:

1. Start -> Contro Panel -> Network and Internet Connections -> Internet Connections
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjMuKLxu6i7ITbDHm-mwme2wv4pI5dYOmKfj4WCWaXIoKLSpp12ugngHs8XiyMKGZQQJPesg2YYpDO9hLKZdZ-0ol4z8kiEiWusJ7YOr9DqWYJL7E2wCq-wqcwWJ8KVKCEm0a0eDWcMOgG/s1600/client+ke+server.jpg

2. Klik kanan Local Area Connection -> Properties
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhVDRhqDN02PSqx2LO282CouBp9CWOtoq1kXIkx4MdRbyKEV92HQGGQByy3MKm38H2KUTrFy6byWYPU0vsg011DZ8ItiuU_JjjmREhrHKd6N9A55S6FxPFcqcoIsK-9NEPYYACHfoxi6h5n/s1600/client+ke+server-2.jpg

3. Pilih Internet Protocol (TCP/IP) -> Properties
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjeTSGRJ7zsFDp9dNy0bY047ZLWRU3XmDPQaa-c39De3PVYEl1VteXUtV5ozghCnj31lL-8BYFe0S8xnuksbjedo42-OEmMhjtyMKw_Gvb0LxObYAMLA2KawdfEos76sPlY1Xu3GLVpiDjh/s320/client+ke+server-3.jpg



4. Klik yang atas jika ingin memilih ip address otomatis
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg-_SaZdPZZlCSg_HSgqDPACE0nLI5fkW9YwcmeMZIvmMenRp-frwUzk-fwc3ozM1VKRKzT_p6eYk1IUjLVSjMSPit7byDlirGHd3rsD3vioLGlSzyH9487JWmCs8sBdSU6GFB74lY12560/s320/client+ke+server-4.jpg

5. Klik yang bawah jika ingin memilih ip address manual.

Prosedur yang dilakukan untuk mengisikan IP address:
1. Buka Control Panel dan double-klik icon Network.
2. Di dalam tab Configuration, klik TCP/IP yang ada dalam daftar untuk kartu jaringan yang telah diinstall.
* Specify an IP address IP address dan subnet mask diisi secara manual.
 3. Klik Properties.
4. Di dalam tab IP Address
, terdapat 2 pilihan:
* Obtain an IP address automatically IP address akan diperoleh melalui fasilitas DHCP. DHCP  berfungsi untuk memberikan IP address secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi client-server, dimana DHCP server menyediakan suatu kelompok IP address yang dapat diberikan pada DHCP client. Dalam memberikan IP address ini, DHCP hanya meminjamkan IP address tersebut. Jadi pemberian IP address ini berlangsung secara dinamis.
* Obtain an IP address automatically IP address akan diperoleh melalui fasilitas DHCP. DHCP  berfungsi untuk memberikan IP address secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi client-server, dimana DHCP server menyediakan suatu kelompok IP address yang dapat diberikan pada DHCP client. Dalam memberikan IP address ini, DHCP hanya meminjamkan IP address tersebut. Jadi pemberian IP address ini berlangsung secara dinamis.
* Specify an IP address IP address dan subnet mask diisi secara manual.
5. Klik OK.
6. Jika diperlukan masuk kembali ke dalam kotak dialog TCP/IP Properties, klik tab Gateway,
masukkan nomor alamat server.
7. Klik OK.
8. Jika diperlukan untuk mengaktifkan Windows Internet Naming Service (WINS) server, kembali ke dalam kotak dialog TCP/IP Properties, klik tab WINS Configuration, dan klik Enable
WINS Resolution serta masukan nomor alamat server.
9. Jika diperlukan untuk mengaktifkan domain name system (DNS), kembali ke dalam kotak
dialog TCP/IP Properties, klik tab DNS Configuration, klik Enable DNS, masukkan nomor
alamat server.
10. Klik OK.
1 





Cara Setting IP Address Windows  : 
1.     Klik Start Menu atau Icon Windows Dan klik Control Panel. Terlihat pada gambar  :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgS2zNkkYJ9N-SsMdT51tgYLyHqix63MtH-5iQG1Bn1vQ3VIELN3PS-5j_8R3lGGhl4hP_fB9KEw5Mi8TY8euuvbwtzj-dNClyDAykYHwZNvfTBSB7gBHyM38tovCNTSJ_2TCKHgpt0PAmx/s320/11.png
2.     Setelah itu lihat menu Network and Internet lalu klik View network status and task. Terlihat pada gambar  :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTiG3mk0KCturHEEzaaB5kghzGD_k_m5HWWo_-C9LEbKa6SsFZD_Q50wOIEtHFUQ2cd9m2mOhKaeOR4N8F8M6S5PXeh-XjmhnOCVUM5zrNXyeexZvCUZScIhSLZbXjHC4azxELh9JkOXJy/s320/11.png
3.     Setelah itu klik Change adapter setting. Terlihat pada gambar  :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqvyyzSWYELfgI3cGUWJ85L0l8UxkVGgl_rBVHcPWJAVozdpGO8KIA_80cbQ1e88BiAaVjnCR9SUWFQDXbxBWuCePSi3bqtbVEs9SzhL9XTrWhqcB3wKpupiaE64RwUWI9eIIQjpW9bizX/s1600/11.png
4.     Setelah itu klik kanan pada Local Area Network lalu pilih properties. Pastikan Network Adapter tidak di disable. Terlihat pada gambar  :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfNZahLJXiq9FbsSo53DBA23a02esmzgDmzzm4LweEV-8IDWDaLvP5wfE6ENYzvSlaXBPXcZkLqxDK1RlHDCjn1UOLyo763kVCrjY6xebreYXDhx6hbeM7F-6yTlG20PKj3BFlA5SAs6Ly/s320/11.png
5.     Kemudian klik dua kali pada Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4). Nah setelah itu pilih Use the following IP Addres dan masukkan IP Address yang anda inginkan sesuai ketentuan jaringan anda seperti, Gatewaynya atau DNSnya. Setelah itu tekan OK.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijOMcKRDOYo6bWtW7oLPikap63JTb0E1qRJIKNTigwOjzkJRqDql2S0che5pONQlVUdu-r293euJSXGjPhKRbO9tLKJ4EhetKG9HAqhs2-UnCNBh4_8iARCRJ2zbRO09WaTnuZHzp8oLZp/s320/11.png

 

Setting jaringan di windows 7

  • Pertama klik kanan pada gambar network seperti gambar di bawah ini.
clip_image002
  • Lalu klik “Open Network and Sharing Center”.
clip_image004

  • Kemudian pilih “Change adapter setting”.
clip_image006
  • Setelah memilih Change adapter setting, lalu klik kanan pada Local Area Connection kemudian pilih Properties.
clip_image008
  • Setelah masuk ke Local Area Connection Properties, kemudian klik 2 kali pada Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4).
clip_image010
  • Berikutnya masukkan IP address, Subnet mask dan Default gateway sesuai yang sudah ditentukan. Masukkan juga Preferred DNS server dan Alternative DNS server yang sudah ditentukan.
clip_image012
  • Selanjutnya klik Start Menu, kemudian klik kanan pada My Computer lalu pilih Properties.
clip_image014
  • Lalu klik Change setting untuk masuk ke System Properties My Computer.
clip_image016
  • Setelah masuk ke System Properties, kemudian klik Change untuk merubah nama computer dan workgroupnya.
clip_image018
  • Kemudian ubahlah nama workgroupnya menjadi CISITU. Jika komputer ingin saling terkoneksi, maka komputer yang lain pun harus mengubah nama workgroupnya menjadi CISITU.
clip_image020
  • Kemudian akan keluar sebuah validasi yang menandakan bahwa kita sudah berhasil mengubah nama workgroupnya, lalu klik OK. Contohnya seperti gambar di bawah ini.
clip_image022
  • Setelah anda memilih OK, lalu akan keluar sebuah validasi lagi yang dimana kita harus merestart komputer untuk menyimpan semua pengaturan yang tadi sudah lakukan sebelumnya.
clip_image024
  • Klik Close untuk melanjutkan ke proses berikutnya.
clip_image026
  • Kemudian akan keluar lagi sebuah validasi yang mengharuskan kita untuk merestart komputer agar tidak terjadi kesalahan kembali. Lalu klik “Restart Now” agar komputer merestart dan memulai pengaturan baru yang sudah kita lakukan sebelumnya.
clip_image028

Bab III Penutup
·        Kesimpulan
Kita mampu mengetahui jaringan peer to peer  serta kelemahan dan keunggulannya.Dapat membuat kabel jaringan crossover dan straight.Bisa memasang kabel utp pada RJ45.Mengetahui pengertian client server  serta kelemahan dan keunggulannya.Dapat mengkoneksikan dan mensetting  client ke server .Dapat  melakukan setting i[p address pada windows.


·        Saran
Setelah mempelajari dan membaca-baca sekilas tentang bagaimana cara menghubungkan komputer dengan konsep client server. Di harapkan kita bisa melakukannya dan mempunyai kekreatifitas yang baru . Selain itu kita sebagai  murid diharapkan mampu dan bisa menciptakan  ilmu pengetahuan dan teknologi yang baru dan canggih berbeda dengan yang lainnya.  








Daftar pustaka

http://riduanbacth.wordpress.com/2013/06/19/mengenal-ip-address/