Menghubungkan
komputer dengan konsep client server

Disusun oleh : Listia Dewi Anggraini
Kelas
: II
SMK
Al – Islam Joresan
Periode 2013-2014
Kata
pengantar
Alhamdulillahirabbil’alamin, banyak nikmat yang Allah berikan, tetapi sedikit sekali yang kita ingat. Segala puji hanya kita panjatkan kepada Allah s.w.t atas segala berkat, rahmat, taufik, serta hidayah-Nya yang tiada terkira besarnya, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul ”Menghubungkan komputer dengan konsep client server”.
Kami
mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu
kesempurnaan makalah ini baik ustadz maupun ustadzah yang telah memberikan
banyak ilmu pengetahuan dan teknologi
baru kepada kami sehingga saya dapat menyelesaikan makalalah ini.
Pembuatan
makalah ini semoga bermanfaat dan menjadi cakrawala pengetahuan yang luas bagi
pembaca. Dan semoga dapat membawa kemajuan untuk ke depannya.
Ponorogo, 25
oktober 2013
Penyusun
Listia dewi anggraini
Daftar
isi
Halaman judul...................................................................................................................................1
Kata
pengantar..................................................................................................................................2
Daftar
isi............................................................................................................................................3
Bab I
pendahuluan
·
Latar
belakang......................................................................................................................4
·
Rumusan
masalah................................................................................................................4
·
Tujuan..................................................................................................................................4
Bab II
isi
·
Pengertian
Jaringan peer to peer........................................................................................5
·
Pengertian
client server...................................................................................................13
·
Cara
mengkoneksikan client ke
server..............................................................................15
·
Cara
mensetting client ke server.......................................................................................16
·
Prosedur
yang dilakukan untuk mengisikan Ip address.....................................................17
·
Cara Setting
IP Address pada Windows .................................................................................19
·
Setting jaringan di windows 7.......................................................................................21
Bab III penutup
·
Kesimpulan dan saran.................................................................................................28
·
Daftar pustaka............................................................................................................29
Bab
II pendahuluan
·
Latar
belakang
Dewasa ini banyak kemajuan bidang
ilmu pengetahuan dan teknologi yang
begitu canggih dan handal. Tak lain adalah jaringan komputer yang semakin luas dan semakin maju dari pada sebelumnya.
Disini saya akan menjelaskan tentang jaringan peer to perr dan bagaimana cara
membuatnya karena jaringan ini yang antar komputer dalam jaringan dapat saling
berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya ,
Biaya operasional relatif lebih murah dibanding dengan tipe jaringan client-server,salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan. Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server, Sehingga bila salah satu komputer mati atau rusak,jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.
Biaya operasional relatif lebih murah dibanding dengan tipe jaringan client-server,salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan. Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server, Sehingga bila salah satu komputer mati atau rusak,jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.
·
Rumusan
masalah
·
Apakah
jaringan peer to peer itu?
·
Bagaina
membuat kabel jaringan crossover?
·
Bagaina
membuat kabel jaringan straight?
·
Bagaimana
pemasangan kabel UTP pada konektor RJ45 ?
·
Apa
keunggulan dan Kelemahan Jaringan Peer to Peer?
·
Apakah
client server itu?
·
Apa
keunggulan dan Kelemahan client server itu?
·
Bagaimana
Cara Mengkoneksikan Client ke
Server ?
·
Bagaimana
cara setting Client ke Server ?
·
Bagaimana Cara
Setting IP Address Windows ?
o
Tujuan
·
Mengetahui
jaringan peer to peer serta kelemahan
dan keunggulannya
·
Dapat
membuat kabel jaringan crossover dan straight
·
Bisa
memasang kabel utp pada RJ45
·
Mengetahui
pengertian client server serta kelemahan
dan keunggulannya
·
Dapat
mengkoneksikan dan mensetting client ke
server
·
Dapat melakukan setting i[p address pada windows
Bab II isi
Pengertian Jaringan peer to peer
Jaringan komputer Peer to Peer (PC to PC) adalah
jaringan komputer yang hanya menghubungkan dua komputer dimana kedua komputer
bisa menjadi server maupun client, jadi tidak ada perbedaan antara client dan
server. Dalam pemasangan Jaringan Peer to Peer anda tidak perlu memakai hub
karena dalam tipe jaringan dua komputer (PC to PC) ini dapat langsung
dihubungkan dengan 1 kabel UTP.
Pada jaringan tipe ini, setiap komputer yang terhubung dalam jaringan dapat saling berkomunikasi dengan komputer lainnya secara langsung tanpa perantara. Bukan hanya komunikasi langsung tetapi juga sumber daya komputer dapat digunakan oleh komputer lainnya tanpa ada pengendali dan pembagian hak akses.
Setiap komputer dalam jaringan Peer to Peer mampu berdiri sendiri sekalipun komputer yang tidak bekerja atau beroperasi. Komputer yang digunakan pun bisa beragam dan tidak harus setara, karena fungsi komputer dan keamanannya diatur dan dikelola sendiri oleh masing-masing komputer. Peer to Peer ini umumnya dipakai dalam membangun jaringan berbasis workgroup yang menerapkan fungsi sharing atau bagi pakai penggunaan hardware dan software, karena pada tipe ini biasanya tidak memerlukan pengaturan keamanan dan kendali antara masing-masing komputer.
Gambar di bawah menunjukkan skema jaringan Peer to Peer.

Beberapa
hal dari jaringan Peer to Peer ini adalah :
• tidak perlu spesifikasi yang setara untuk setiap komputer (bisa beragam)
• biasanya tidak ada komputer pusat yang dijadikan sentral jaringan
• biasanya juga tidak ada kontrol atau kendali terhadap pengaturan keamanan jaringan
• tidak memerlukan Operating System khusus seperti untuk server
• jika ada 1 atau lebih komputer yang rusak atau tidak bekerja, komputer lain tetap dapat berfungsi normal
Sebagai catatan untuk membuat jaringan komputer peer to peer kabel UTP yang dibuat harus dengan Crossover / Crossline karena jika menggunakan Straight Through kabel LAN dianggap tidak terkoneksi (a network cable is unplugged) kecuali jika Ethernet atau LAN Card yang anda gunakan sudah support dengan straight through.
Untuk membuat kabel jaringan
Crossover / Crossline sebagai berikut :• tidak perlu spesifikasi yang setara untuk setiap komputer (bisa beragam)
• biasanya tidak ada komputer pusat yang dijadikan sentral jaringan
• biasanya juga tidak ada kontrol atau kendali terhadap pengaturan keamanan jaringan
• tidak memerlukan Operating System khusus seperti untuk server
• jika ada 1 atau lebih komputer yang rusak atau tidak bekerja, komputer lain tetap dapat berfungsi normal
Sebagai catatan untuk membuat jaringan komputer peer to peer kabel UTP yang dibuat harus dengan Crossover / Crossline karena jika menggunakan Straight Through kabel LAN dianggap tidak terkoneksi (a network cable is unplugged) kecuali jika Ethernet atau LAN Card yang anda gunakan sudah support dengan straight through.
Siapkan alat-alat yang dibutuhkan :
a.
Kabel UTP
b. Konektor RJ-45

c. Crimping Tool

d. LAN Tester

Perlu anda ketahui bahwa kabel UTP memiliki 4
pasang kabel kecil di dalamnya yang memiliki warna berbeda. 4 pasang kabel itu
adalah :
·
Pasangan 1 : Putih/Biru dan Biru,
·
Pasangan 2 : Putih/Oranye dan Orange,
·
Pasangan 3 : Putih/Hijau dan Hijau,
·
Pasangan 4 : Putih/Coklat dan Coklat
Proses pembuatan :

Urutan pemasangan : Salah satu sisi kabel dibuat
sesuai dengan standar “Straight Through”, sedangkan sisi kabel lainnya,
dilakukan “Cross-Over”, yaitu :
·
Pin 1 : Putih/Hijau
·
Pin 2 : Hijau
·
Pin 3 : Putih/Oranye
·
Pin 4 : Biru
·
Pin 5 : Putih/Biru
·
Pin 6 : Oranye
·
Pin 7 : Putih/Coklat
·
Pin 8 : Coklat
Harap diingat bahwa yang dibuat crossover hanya salah satu sisi kabel saja.
Selain itu juga ada model straight
Tipe Stright Pemasangan Kabel
bila menggunakan standard pemasangan
kabel UTP TIA568A maka susunan kabelnya adalah sebagai berikut:
|
Ujung Pertama
|
Ujung Kedua
|
|
Putih Hijau
|
Putih Hijau
|
|
Hujau
|
Hijau
|
|
Putih Orange
|
Putih Orange
|
|
Biru
|
Biru
|
|
Putih Biru
|
Putih Biru
|
|
Orange
|
Orange
|
|
Putih Coklat
|
Putih Coklat
|
|
Coklat
|
Coklat
|
Bila menggunakan standard pemasangan
kabel UTP TIA568B maka susunan kabelnya adalah sebagai berikut
|
Ujung Pertama
|
Ujung Kedua
|
|
Putih Orange
|
Putih Orange
|
|
Orange
|
Orange
|
|
Putih Hijau
|
Putih Hijau
|
|
Biru
|
Biru
|
|
Putih Biru
|
Putih Biru
|
|
Hijau
|
Hijau
|
|
Putih Coklat
|
Putih Coklat
|
|
Coklat
|
Coklat
|
Langkah-langkah pemasangan kabel UTP pada
konektor RJ45 :
1. Kupas jaket dari kabel UTP dengan menggunakan crimping tool atau alat pengupas kabel khusus.

2. Pisahkan empat lilitan kabel UTP menjadi
delapan bagian, setelah itu luruskan tiap-tiap kabel agar dapat mudah dipotong.

3. Susunlah urutan warna sesuai dengan
konfigurasi crossover dan sesuaikan ujung kabel yang akan dipotong dengan
konektor yang akan dipasang.

4. Gunakan tang pemotong atau crimping tools,
potonglah ujung kabel secara rata agar kabel mudah dimasukan ke lubang
konektor.

5. Masukkan ujung kabel yang telah dipotong ke
lubang konektor RJ-45 secara bersamaan, kemudian jepit konektor dengan
menggunakan crimping tool agar konektor terkunci.

6. Lakukan tes dengan LAN Tester, jika semua
lampu indikator menyala berarti semua bagian kabel sudah terpasang dengan
benar.
Setelah pembuatan kabel crossover selesai silahkan hubungkan ke kedua komputer, lalu setting masing-masing IP komputer dengan cara :
Buka network connection (dari windows explorer klik kanan My Network Places -> Properties).
Klik kanan Local Area Connection, lalu pilih Properties -> Double klik Internet Protocol (TCP/IP).
IP Address komputer 1 : 192.168.0.11 – Subnet Mask 255.255.255.0
IP Address komputer 2 : 192.168.0.22 – Subnet Mask 255.255.255.0
Setelah pembuatan kabel crossover selesai silahkan hubungkan ke kedua komputer, lalu setting masing-masing IP komputer dengan cara :
Buka network connection (dari windows explorer klik kanan My Network Places -> Properties).
Klik kanan Local Area Connection, lalu pilih Properties -> Double klik Internet Protocol (TCP/IP).
IP Address komputer 1 : 192.168.0.11 – Subnet Mask 255.255.255.0
IP Address komputer 2 : 192.168.0.22 – Subnet Mask 255.255.255.0

Anda dapat melakukan ping terhadap komputer 2 melalui komputer 1 di DOS lewat Start -> Run -> ketik cmd -> lalu ketik ping 192.168.0.22
Jika komputer 2 ingin melakukan ping komputer 1 caranya sama tinggal ganti dengan IP address komputer 1.
Ping ini fungsinya untuk mengetahui berhasil tidaknya transfer data dari jaringan peer to peer yang telah kita buat tadi.
Selain ping komputer 1 bisa membuka komputer 2 secara langsung di address bar windows explorer dengan mengetikan \\192.168.0.22 begitupun sebaliknya.
Nah proses Membuat Jaringan Peer to Peer (PC to PC) selesai sampai di sini.
Keunggulan dan Kelemahan Jaringan Peer to Peer:
KEUNGGULAN:
* Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti : harddisk,drive,fax/modem,printer.
* Biaya operasional relatif lebih murah dibanding dengan tipe jaringan client-server,salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
* Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server, Sehingga bila salah satu komputer mati atau rusak,jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.
KELEMAHAN:
* Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit,karena pada jaringan tipe ini setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada.Di jaringan client-server komunikasi adalah antara server dengan workstation.
* Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client-server,karena setiap komputer /peer disamping harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
* Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki.
* Karena data jaringan tersebar dimasing-masing komputer dalam jaringan,maka backup harus dilakukan oleh masing-masing komputer tersebut.
Pengertian
Client Server
Client
merupakan sembarang sistem atau proses yang melakukan suatu permintaan data
atau layanan ke server sedangkan server ialah, sistem atau proses yang
menyediakan data atau layanan yang diminta oleh client.
Client-Server adalah pembagian kerja antara server dan client yg mengakses server dalam suatu jaringan. Jadi arsitektur client-server adalah desain sebuah aplikasi terdiri dari client dan server yang saling berkomunikasi ketika mengakses server dalam suatu jaringan.
Sistem
client server didefinisikan sebagai sistem terdistribusi, tetapi ada beberapa
perbedaan karakteristik yaitu :
1. Servis
(layanan)
· Hubungan antara proses yang berjalan pada
mesin yang berbeda
· Pemisahan fungsi berdasarkan ide layanannya
· Server sebagai provider, client sebagai konsumen
2.
Sharing resources (sumber daya): Server bisa melayani beberapa
client pada waktu yang sama, dan meregulasi akses bersama untuk share sumber
daya dalam menjamin konsistensinya.
3.
Asymmetrical protocol (protokol yang tidak simetris ):
Many-to-one relationship antara client dan server.Client selalu menginisiasikan
dialog melalui layanan permintaan, dan server menunggu secara pasif request
dari client.
4.
Transparansi lokasi: Proses yang dilakukan server boleh terletak pada mesin
yang sama atau pada mesin yang berbeda melalui jaringan.Lokasi server harus
mudah diakses dari client.
5.
Mix-and-Match : Perbedaan server client platforms
6.
Pesan berbasiskan komunikasi; Interaksi server dan client melalui pengiriman pesan
yang menyertakan permintaan dan jawaban.
7.
Pemisahan interface dan implementasi: Server bisa diupgrade tanpa
mempengaruhi client selama interface pesan yang diterbitkan tidak berubah.
- Client Server System
- Client / Server Application
fungsi client-server
Client
• Mengatur user interface
• Menerima dan memeriksa sintaks input dari pemakai
• Memproses aplikasi
• Generate permintaan basis data dan memindahkannya ke server
• Memberikan response balik kepada pemakai
• Menyediakan akses basis data secara bersamaan
• Menyediakan kontrol recovery
• Mengatur user interface
• Menerima dan memeriksa sintaks input dari pemakai
• Memproses aplikasi
• Generate permintaan basis data dan memindahkannya ke server
• Memberikan response balik kepada pemakai
• Menyediakan akses basis data secara bersamaan
• Menyediakan kontrol recovery
Server
• Menerima dan memproses basis data yang diminta dari client
• Memeriksa autorisasi
• Menjamin tidak terjadi pelanggaran terhadap integrity constraint
• Melakukan query/pemrosesan update dan memindahkan response ke client
• Memelihara data dictionary
• Menerima dan memproses basis data yang diminta dari client
• Memeriksa autorisasi
• Menjamin tidak terjadi pelanggaran terhadap integrity constraint
• Melakukan query/pemrosesan update dan memindahkan response ke client
• Memelihara data dictionary
Keunggulan
client server
• Kecepatan akses lebih tinggi
• Sistem keamanan & administrasi lebih baik
• Sistem backup data lebih baik
• Sistem keamanan & administrasi lebih baik
• Sistem backup data lebih baik
Kelemahan
Client/Server
· Biaya lebih
mahal
Dibutuhkan
komputer dengan spesifikasi khusus untuk menjadi server
· Ketergantungan
terhadap server, jika server terganggu maka keseluruhan jaringan terganggu
Cara Mengkoneksikan Client ke Server
Cara
ini banyak dilakukan oleh keseluruhan pengguna server dengan adanya cara ini
maka koneksi antar client dan server dapat terhubung ke internet, ada dua cara
yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan ip address otomatis (server
menggunakan aplikasi dhcp server)
atau ip address manual.
Berikut
cara settingnya:
1. Start -> Contro Panel -> Network and Internet Connections -> Internet Connections
1. Start -> Contro Panel -> Network and Internet Connections -> Internet Connections
2. Klik kanan Local Area Connection -> Properties
3. Pilih Internet Protocol (TCP/IP) -> Properties
4.
Klik yang atas jika ingin memilih ip address otomatis
5. Klik yang bawah jika ingin memilih ip address manual.
Prosedur
yang dilakukan untuk mengisikan IP address:
1. Buka Control Panel dan double-klik icon
Network.
2. Di dalam tab Configuration, klik TCP/IP yang
ada dalam daftar untuk kartu jaringan yang telah diinstall.
* Specify an IP address IP address dan subnet
mask diisi secara manual.
3. Klik
Properties.
4. Di dalam tab IP Address
, terdapat 2 pilihan:
* Obtain an IP address automatically IP address
akan diperoleh melalui fasilitas DHCP. DHCP berfungsi untuk memberikan IP
address secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP
bekerja dengan relasi client-server, dimana DHCP server menyediakan suatu
kelompok IP address yang dapat diberikan pada DHCP client. Dalam memberikan IP
address ini, DHCP hanya meminjamkan IP address tersebut. Jadi pemberian IP
address ini berlangsung secara dinamis.
* Obtain an IP address automatically IP address
akan diperoleh melalui fasilitas DHCP. DHCP berfungsi untuk memberikan IP
address secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP
bekerja dengan relasi client-server, dimana DHCP server menyediakan suatu
kelompok IP address yang dapat diberikan pada DHCP client. Dalam memberikan IP
address ini, DHCP hanya meminjamkan IP address tersebut. Jadi pemberian IP
address ini berlangsung secara dinamis.
* Specify an IP address IP address dan subnet
mask diisi secara manual.
5. Klik OK.
6. Jika diperlukan masuk kembali ke dalam kotak
dialog TCP/IP Properties, klik tab Gateway,
masukkan nomor alamat server.
masukkan nomor alamat server.
7. Klik OK.
8. Jika diperlukan untuk mengaktifkan Windows
Internet Naming Service (WINS) server, kembali ke dalam kotak dialog TCP/IP
Properties, klik tab WINS Configuration, dan klik Enable
WINS Resolution serta masukan nomor alamat server.
WINS Resolution serta masukan nomor alamat server.
9. Jika diperlukan untuk mengaktifkan domain name
system (DNS), kembali ke dalam kotak
dialog TCP/IP Properties, klik tab DNS Configuration, klik Enable DNS, masukkan nomor
alamat server.
dialog TCP/IP Properties, klik tab DNS Configuration, klik Enable DNS, masukkan nomor
alamat server.
10. Klik OK.
1.
Klik Start
Menu atau Icon Windows Dan klik Control Panel.
Terlihat pada gambar :
2.
Setelah
itu lihat menu Network and Internet lalu klik View
network status and task. Terlihat pada gambar :
3.
Setelah
itu klik Change adapter setting. Terlihat pada gambar :
4.
Setelah
itu klik kanan pada Local Area Network lalu pilih properties.
Pastikan Network Adapter tidak di disable. Terlihat pada gambar :
5.
Kemudian
klik dua kali pada Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4). Nah
setelah itu pilih Use the following IP Addres dan masukkan IP
Address yang anda inginkan sesuai ketentuan jaringan anda seperti, Gatewaynya
atau DNSnya. Setelah itu tekan OK.
Setting jaringan di windows 7
- Pertama klik kanan pada gambar network seperti gambar di bawah ini.

- Lalu klik “Open Network and Sharing Center”.

- Kemudian pilih “Change adapter setting”.

- Setelah memilih Change adapter setting, lalu klik kanan pada Local Area Connection kemudian pilih Properties.

- Setelah masuk ke Local Area Connection Properties, kemudian klik 2 kali pada Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4).

- Berikutnya masukkan IP address, Subnet mask dan Default gateway sesuai yang sudah ditentukan. Masukkan juga Preferred DNS server dan Alternative DNS server yang sudah ditentukan.

- Selanjutnya klik Start Menu, kemudian klik kanan pada My Computer lalu pilih Properties.

- Lalu klik Change setting untuk masuk ke System Properties My Computer.

- Setelah masuk ke System Properties, kemudian klik Change untuk merubah nama computer dan workgroupnya.

- Kemudian ubahlah nama workgroupnya menjadi CISITU. Jika komputer ingin saling terkoneksi, maka komputer yang lain pun harus mengubah nama workgroupnya menjadi CISITU.

- Kemudian akan keluar sebuah validasi yang menandakan bahwa kita sudah berhasil mengubah nama workgroupnya, lalu klik OK. Contohnya seperti gambar di bawah ini.
- Setelah anda memilih OK, lalu akan keluar sebuah validasi lagi yang dimana kita harus merestart komputer untuk menyimpan semua pengaturan yang tadi sudah lakukan sebelumnya.
- Klik Close untuk melanjutkan ke proses berikutnya.
- Kemudian akan keluar lagi sebuah validasi yang mengharuskan kita untuk merestart komputer agar tidak terjadi kesalahan kembali. Lalu klik “Restart Now” agar komputer merestart dan memulai pengaturan baru yang sudah kita lakukan sebelumnya.
Bab
III Penutup
·
Kesimpulan
Kita mampu mengetahui
jaringan peer to peer serta kelemahan
dan keunggulannya.Dapat membuat kabel jaringan crossover dan straight.Bisa
memasang kabel utp pada RJ45.Mengetahui pengertian client server serta kelemahan dan keunggulannya.Dapat
mengkoneksikan dan mensetting client ke
server .Dapat melakukan setting i[p
address pada windows.
·
Saran
Setelah
mempelajari dan membaca-baca sekilas tentang bagaimana cara menghubungkan
komputer dengan konsep client server. Di harapkan kita bisa melakukannya dan
mempunyai kekreatifitas yang baru . Selain itu kita sebagai murid diharapkan mampu dan bisa
menciptakan ilmu pengetahuan dan
teknologi yang baru dan canggih berbeda dengan yang lainnya.
Daftar pustaka














